Reportase Acara Kajian BBM 18 Peb '11

Unit Kajian Harmoni Amal Titian Ilmu (HATI) Institut Teknologi Bandung kembali mengadakan diskusi publik pada hari Jumat, 18 Pebruari 2011. Bertempat di Selasar Labtek V (Hotspot FTI), acara yang dimulai pada pukul 16.15 ini menghadirkan narasumber Akif Rahmatillah, S.T., mahasiswa S2 Teknik Elektro ITB, yang juga merupakan dosen di Program Studi Fisika Universitas Airlangga, Surabaya.

Diskusi bertajuk "Di Balik Pembatasan BBM Bersubsidi" ini mengangkat topik hangat seputar rencana diterapkannya kebijakan pembatasan BBM bersubsidi oleh pemerintah. Dalam presentasinya, Akif menyampaikan data-data terkait potensi minyak bumi Indonesia, serta pembacaan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah Indonesia terkait energi.

Lebih jauh, Akif juga memaparkan bahwasannya ada campur tangan asing yang bermain di persoalan ini, semisal IMF, World Bank, dan USAID.

"Pada tahun 2001, USAID merencanakan untuk menyediakan US$ 850 ribu (Rp 8,5 miliar) untuk mendukung sejumlah LSM dan universitas dalam mengembangkan program yang dapat meningkatkan kesadaran dan mendukung keterlibatan pemerintah lokal dan publik pada isu-isu sektor energi, termasuk menghilangkan subsidi energi dan menghapus secara bertahap bensin bertimbal," papar Akif mengutip sumber USAID.

Melengkapi paparan fakta tersebut, Akif di penghujung presentasinya tidak lupa juga memaparkan bagaimana pandangan dan perspektif Islam terkait pengelolaan sumber daya migas, khususnya BBM. "Minyak bumi dan gas merupakan sumber daya alam yang melimpah, sehingga termasuk dalam kategori barang milik publik, yang pengelolaannya harus diserahkan kepada negara, dan seluruh hasilnya dikembalikan kepada publik."

Akif menutup dengan menegaskan bahwasannya pembatasan BBM bersubsidi ini hanyalah dampak dari paradigma pengelolaan migas yang keliru. Satu-satunya solusi adalah kembali pada Islam, yang memang diturunkan untuk mengatur segala urusan hidup manusia. Dan Allah telah menjanjikan keberkahan bagi negeri yang penduduknya beriman dan bertakwa, yang mengatur segala urusan dan kebijakan dengan berlandaskan syariah-Nya.

Materi presentasi dapat diunduh di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*