ISU PEMBATASAN SUBSIDI BBM

NOTULENSI KAJIAN KELUARGA MAHASISWA (KM) ITB

ISU PEMBATASAN SUBSIDI BBM

14 MARET 2012 DI SELASAR TVST

PUKUL 19.30-SELESAI

Kajian awal disampaikan oleh:

-          Kemensospol Kabinet KM ITB 2011-2012 (Angga)

-          PATRA (Dona)

-          Masyarakat (Pak Ruslan)

-          Kemenkastrat Kabinet KM ITB 2011-2012 (Abram)

-          HATI ( Abrari )

-

Abram:

35 T

25,6 T (subsidi) BLT

21 T  target pengurangan pajak

Mahasiswa ITB

Biaya bulanan Rp. 2.400.000,- / bulan

Biaya Kosan Rp. 1.400.00,-/bulan

Tanggapan

PATRA (Dona):

35 T atau 50 T?

35 T saat asumsi harga minyak dunia stabil

Solusi jangka pendek --> secepatnya harus diversifikasi, dan diversifikasi tidak bisa dibarengi dengan subsidi BBM

Klarifikasi (Abram):

Jika harus secepatnya, harus ada skenario hasil real yang ditawarkan.

Forum Diskusi

Tanya:

Himafi(Andrew):

1. Pandangan dari masyarakat terkait Isu BBM ini bagaimana?

2. Berapa upah buruh? Kondisi masyarakat kini? BBM naik, apakah gaji buruh naik?

3. Solusi realnya apa untuk kondisi kekinian?

Jawab:

Mensospol kabinet(Angga):

1. sudah mulai mencoba bertanya pada masyarakat, banyak mencari pandangan masyarakat sekitar.

2. belum tahu.

3. tolak pembatasan subsidi BBM

Tanggapan

Fisika 09 Hati (Adit):

Kenapa kita ada disini? Apa dasarnya?

Setuju dengan solusi teknis yang dipaparkan PATRA

Mungkinkah penggunaan dana selain dana subsidi BBM?

Ideologi Indonesia kini, belum jelas.

Solusinya adalah

1. Minyak seharusnya dikuasai oleh negara

2. Ganti sistemnya, sistem Islam

3. Gerakan kita disesuaikan dengan perkataan kita yang akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan.

Tanggapan

PATRA(Dona):

Apakah kita sudah siap nasionalisasi?

MTM (Fahri):

Disini untuk menambah wawasan

Tanya:

1. Penggunaan BBM oleh Industri bagaimana?

2. Apakah kenaikan harga BBM ini signifikan?

3. Apakah transpotasi massal yang ditawarkan ini visible?

4. Apakah sudah ada masterplan dari kebijakan pemerintah?

Menko Eksternal (Dani)

Jawab:

1. sekitar 4900 Industri kecil dan mikro mungkin akan gulung tikar dengan kenaikan harga BBM.

2. Signifikan, karena banyak industry kecil dan mikro yang akan gulung tikar.

HIMATEK()

Jawab:

1. Industri makro dilarang menggunakan BBM bersubsidi

4.

Tanya:

1. mau kapan subsidi BBM dicabut?

2. apakah kajian kita sudah lengkap?

PATRA(Syafrian)

Tanggapan:

Diversifikasi tidak akan pernah bisa bersaing dengan subsidi.

Negara kita kaya Geothermal.

Harus mulai dari sekarang meninggalkan ketergantungan pada Minyak.

Kenapa bukan sekarang? Karena hampir tidak ada bedanya ketika pembatasan subsidi BBM ini April 2012 ataupun awal 2013.

TIBEN (Rendi)

Tanggapan:

Apakah kita harus ambil keputusan sekarang? Padahal kajian kita belum matang.

Menko Eksternal Kabinet(Dani):

Jawab:

Kajian yang dibawa berdasarkan penelitian kualitatif. Tujuannya adalah sikap untuk pemerintah.

Tanggapan TIBEN:

Kita belum siap untuk menyatakan sikap?

Tanggapan PATRA:

Kenapa baru sekarang kita kajian?

Tanggapan Mensospol (Angga):

Karena kita terbuka dengan isu nasional.

Tanggapan HATI:

Jika ingin menolak keputusan pemerintah, kita harus patahkan semua alasan pemerintah. Jika tidak bisa, kita setuju.

HMS (Mario):

Dasar keputusan pembatasan subsidi BBM 1 April ini belum jelas, maka harus kita tolak.

Buat diversifikasi sederhana yang bisa KM ITB lakukan.

MTI (Yorga):

Mahasiswa harusnya berpihak pada masyarakat. Tidak sekarang untuk pembatasan subsidi BBM.

PATRA (Syafrian):

Tetap mendukung pembatasan subsidi BBM pada 1 April 2012. Kami tidak melupakan masyarakat. Kami mendukung program jangka panjang.

HMT (Amiril):

Apakah sikap kita akan didengar?

Solusikan secara represif (akademisi) , karena kita KM ITB punya kemampuan untuk memberikan solusi.

Untuk pembatasan subsidi BBM pada 1 April 2012 tidak setuju, karena kita belum siap.

AMISCA (Iqbal):

Permasalah utama adalah moral bangsa kita.

HMP (Mahdi):

Mahasiswa harus berpikir komperhensif, pertimbangkan segala aspek. Sikap HMP menolak pembatasan subsidi BBM pada 1 April 2012, karena pemerintah belum siap, setelah itu akan kita kaji lagi.

TIBEN (Rendi):

Setuju bahwa kita harus mengambil sikap.

Tapi apakah harus sekarang pada tanggal 14 maret 2012?

TIBEN (yudki):

1. jika kita tidak mengambil sikap bagaimana?

2. tentukan waktu yang tepat untuk mengambil sikap? Dan berikan alasannya

Menko eksternal (Dani):

1. jika kita diam, dianggap bahwa kita setuju

2. tawaran untuk menentukan waktu pengambilan keputusan, kembali ke massa kampus.

AMISCA:

Follow-up dari sikap kita apa? Adakah usulan dari kabinet terkait metode penyampaian sikap kita?

Mensospol (Angga):

Aksi kreatif, usulannya adalah aksi di car free day untuk pencerdasan kepada masyarakat, harapannya ada aksi nasional untuk menyampaikan sikap kita, propagandakan aksi hari bebas kendaraan pribadi mahasiswa.

KMKL (Asep)

Tanggapan:

Tanya:

1. kenapa 1 April ini? pada tahun 2012-2013 ini padahal proses diversifikasi ini baru dimulai?

2. kenapa bukan kita (KM ITB) yang memodelkan atau meng-kampanye-kan untuk solusinya?

Menkastrat (Abram):

jawab

2. untuk memodelkan, agak susah direalisasikan, karna banyak alasan mahasiswa ITB membawa kendaraan ke kampus

Tanggapan dari argument PATRA:

Jelas beda, antara pembatasan subsidi BBM april 2012 atau awal 2013.

Ketika sikap pemerintah belum jelas, lebih baik kita tidak sepakat.

Tanggapan:

MTI (Yorga):

1. Tujuan diskusi ini apa?

Jawab:

2. penentuan sikap KM ITB

SIKAP Pada 14 Maret 2012

HMTL:

Kajian ini masih belum cukup

Jika diambil sikap malam ini, kami menolak pembatasan subsidi BBM pada tanggal 1 April 2012, tapi tetap ada kajian lanjutan.

MTI:

Kajian internal masih belum matang

Jika diambil sikap malam ini, kami menolak pembatasan subsidi BBM pada 1 April 2012, tapi dengan syarat kita harus terus mengkaji dan mendampingi isu ini.

HMS:

Kajian belum matang, karena masih data pemerintah, dan belum ada keterbukaan dari pemerintah.

Untuk malam ini, kami menolak pembatasan subsidi BBM 1 April 2012, dengan menggunakan data saat ini.

Dengan sikap, bahwa KM ITB memberikan solusi yang bisa ditawarkan.

HATI:

Kajian belum lengkap.

Menolak pembatasan subsidi BBM, selama masih ada rencana Liberalisasi dari IMF.

PATRA:

Kajian internal PATRA sudah kuat, karena telah dilakukan sejak lama.

Setuju atas pembatasan subsidi BBM 1 April 2012. Tapi tugas kita adalah mengawal penggunaan dana.

HIMATEK:

Belum menyatakan sikap.

HMT:

Tidak menyatakan sikap malam ini, tidak ini pengambilan sikap yang prematur.

TIBEN:

Tentukan batas waktu pengambilan sikap, jika memang harus mengambil sikap.

GEA:

Sangat setuju dengan kenaikan harga BBM, tapi menolak untuk pembatasan subsidi BBM 1 april 2012. KM ITB harus mengawal diversifikasi dan kampanye

NYMPHAEA:

Belum mengambil sikap

HIMATIKA:

Belum mengambil sikap malam ini. Setiap lembaga dalam KM ITB seharusnya berbagi data-data kajian.

IMA-G:

Tidak mengambil sikap pada mala mini. Tetapi akan dilanjutkan dengan kajian internal

HMM:

Belum mengambil sikap

KMKL:

Belum mengambil sikap. Butuh waktu untuk internalisasi di massa KMKL

KMPN:

Belum mengambil sikap. Tapi cenderung setuju ke PATRA

HME, HMP, HMO, dan AMISCA:

Menolak pembatasan subsidi BBM pada 1 April 2012

PSIK:

Menolak kenaikan BBM pada 1 April 2012

HMME:

Menolak pembatasan subsidi BBM pada 1 April 2012, karena ketahanan masyarakat belum siap jika ada kenaikan harga BBM.  Tetap ada follow-up kepada pemerintah atas kebijakan yang diambil.

HMIF:

Menolak pembatasan subsidi BBM pada 1 April 2012, tapi untuk kedepannya setuju dengan solusi yang ditawarkan PATRA.

Presentation1

bbm

Kebijakan (absurd) BBM

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*