<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Enlighten Your Mind</title>
	<atom:link href="http://hati.unit.itb.ac.id/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hati.unit.itb.ac.id</link>
	<description>Cerahkan pemikiran, menuju perubahan</description>
	<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 17:36:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Valentine&#8217;s Day: Budaya Kufur!</title>
		<link>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=121</link>
		<comments>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=121#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 07:46:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hati-itb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>

		<category><![CDATA[features]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hati.unit.itb.ac.id/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Survey dilapangan perihal perayaan valentine ini seperti; biasanya para remaja merayakannya dengan cara ngasih ucapan, baik secara langsung, via kartu, sms, e-mail, yang pasti melankolis abis !. Ada juga acara tuker kado antar teman, atau makan bareng di cafe atau di rumah temen. Yang parahnya lagi, dari hasil survey ke lapangan, ada salah seorang remaja berpendapat, “biasanya temen-temen saya merayakan valentine dengan jalan-jalan bareng sama pacar, dan malahan ada yang booking di hotel dan berzina alias ML……”. Waduh!!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan Februari kayaknya jadi bulannya para muda-mudi… lho kenapa? Karena banyak dari mereka yang sibuk berburu pernak-pernik bernuansa cinta. Buat para pebisnis, bulan Februari ini boleh dibilang “tambang uang”. Bisa kita lihat nuansa penuh warna pink di pusat-pusat perbelanjaan yang juga di semarakkan balon warna-warni berbentuk hati. Semua produk berlabel love alias cinta pun banyak di cari.</p>
<p>Banyak banget produk di tawarin. Mulai dari kartu ucapan, cokelat yang bentuk dan kemasannya bervariasi, bunga, boneka, bantal, aneka baju berwarna pink, pernak-pernik, hingga buku dan CD. Udah gitu, pakek diskon lagi! Gimana konsumen nggak ngiler?, tinggal pilih, cocok, bayar!.</p>
<p>Hari kasih sayang yang tiap taun jatuh pada tanggal 14 februari ini lho yang kita maksud. Dunia mengenalnya, valentine day’s. Momen yang udah pasti gak akan lewat dari pengamatan remaja sejagat raya. Bagi mereka, makna nya begitu spesial. Sehingga kian bejibun remaja-remaji yang ikut berpartisipasi dalam merayakannya dari tahun ke tahun.</p>
<p>Survey dilapangan perihal perayaan valentine ini seperti; biasanya para remaja merayakannya dengan cara ngasih ucapan, baik secara langsung, via kartu, sms, e-mail, yang pasti melankolis abis !. Ada juga acara tuker kado antar teman, atau makan bareng di cafe atau di rumah temen. Yang parahnya lagi, dari hasil survey ke lapangan, ada salah seorang remaja berpendapat, “biasanya temen-temen saya merayakan valentine dengan jalan-jalan bareng sama pacar, dan malahan ada yang booking di hotel dan berzina alias ML……”. Waduh!!</p>
<p>Sobat, makin serem aja yah ekspresi cinta remaja di bawah bendera valentine’s day. Padahal dari hasil survey itu semua, gak semua remaja yang tahu asal-usul tentang valentine’s day itu sendiri. Paling-paling tahu artinya hari kasih sayang doank. Gak lebih. Walau mereka aktif merayakannya setiap tahun. Emang sih, kebanyakan ikut-ikutan ajakan temen atau terprovokasi oleh media massa tapi tetep aja menikmati. Nah, biar kita semua pada gak penasaran, lebih baik kita intip dulu yuk sekilas tentang sejarah valentine’s day tersebut.</p>
<p><strong>Sekilas Sejarah Valentine’s Day<br />
</strong><br />
Konon si empunya cerita, valentine day diperingati untuk mengenang jasa seorang pendeta kristen namanya St. Valentino tapi ada yang menceritakan St. Valentine beda huruf terakhirnya aja, yang hidup di Roma pada masa pemerintahan Kaisar Cladius II (268-270 M). Begini ceritanya, orang-orang Romawi merayakan acara untuk memperingati suatu hari yang menurut mereka bersejarah pada tanggal 15 Februari, mereka menamakannya Lupercalia untuk memperingati Juno (Dewa wanita dan perkawinan) serta Pan (Dewa dari alam ini). Acara ini berisi pesta muda-mudi yang memilih pasangannya masing-masing dengan menuliskan nama yang dimasukkan dalam jambangan kemudian diundi. Pasangan itu saling tukar kado sebagai pernyataan cinta kasih, acara dilanjutkan dari pesta dansa-dansi sampai pesta seks.</p>
<p>Setelah penyebaran Kristen, para pemuka gereja mencoba memberikan pengertian ajaran Kristen terhadap perayaan para pemuja berhala itu. Pada tahun 496 Masehi Paus Gelasius (Pope Gelagius) mengganti perayaan itu menjadi Saint Valentine&#8217;s Day dan dipindah tanggalnya menjadi 14 Februari yang diperingati sebagai penghormatan bagi seorang pendeta yang dihukum mati pada tanggal tersebut.</p>
<p>Dalam sejarah Valentine para ahli sejarah tidak setuju dengan adanya upaya untuk mengaitkan hal itu dengan kematian St. Valentine yang dipenggal kepalanya di Palatine, tapi sejarah lain mengatakan acara valentine dikaitkan dengan St. Valentine yang lain, yang dikejar-kejar karena memasukkan suatu keluarga Romawi ke dalam Kristen, kemudian dia dipancung di Roma sekitar tahun 273 Masehi. Walhasil tidak sedikit versi cerita valentine day itu, tapi hasil akhirnya sama bahwa sejarah valentine day hanya rekaan dan bisa jadi bohong (kaget khan!).</p>
<p>Kata “Valentine” sebenarnya berasal dari bahasa Latin yang berarti : “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada dewa orang Romawi yang tadi udah disebutin. Jadi sebenernya, kalo kita meminta orang “to be my Valentine”, hal itu berarti kita memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”. Dengan begitu kita udah menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Syirik tuh!</p>
<p>Jangan lupa, perayaan VD juga telah sukses menghanyutkan jutaan remaja muslim untuk memuja cinta. Waktu hidupnya habis dipake buat ngurusin cinta dan mengejar kepuasan hawa nafsu. Inilah salah satu potret keberhasilan serangan budaya barat untuk melemahkan mental generasi muda Islam. Dalam konferensi Misionaris di kota Quds (1935), Samuel Zweimer, seorang Yahudi yang menjabat direktur organisasi misi Kristen menyatakan: “Misi utama kita bukan menghancurkan kaum Muslim sebagai seorang Kristen. Tujuan kalian adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam, generasi yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah, generasi malas, dan hanya mengejar kepuasan hawa nafsu.”</p>
<p>Pren, Islam nggak ngelarang kamu mengekpresikan cinta kepada lawan jenis asal diridhoi Allah swt. Tapi kalo dikemas dengan label VD? Hmm… kayanya kamu mesti hati-hati deh. Soalnya kan udah jelas kalo asal-usul VD itu dari budaya kufur. Rasul ngingetin kita dalam sabdanya: “&#8221;Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk dari golongan mereka&#8221;( HR Abu Daud dan Imam Ahmad dari Ibnu Umar).</p>
<p>Meski demi menjaga hubungan baik ama temen, bukan berarti ngerayain VD jadi boleh lho. Sekedar ngucapin selamat juga mesti hati-hati. Seorang ulama sekelas Ibnul Qayyim mengingatkan, &#8220;Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Bagi yang mengucapkannya, berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yang kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Seperti orang yang memberi selamat kepada orang lain atas perbuatan maksiat, bid’ah atau kekufuran maka ia telah menyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Allah.&#8221;</p>
<p>Pren, kalo kita sayang ama temen, ingetin deh mereka untuk tetep pede sebagai muslim dan say no to VD. Ikut ngerayain VD nggak bikin kita istimewa. Malah, bisa mengancam akidah dan bikin impoten potensi yang kita punya. Apa jadinya kalo remaja muslim lebih asyik mengejar kesenangan dunia dan lupa dengan urusan Islam dan Kaum Muslimin. Cuek bebek dengan kondisi sodara kita di Palestina. Acuh dengan masalah pendidikan, sosial, budaya, politik, sampe ekonomi akibat cengkeraman kapitalis sekuler yang ngatur hidup kita. Bisa-bisa, selamanya hidup kita sengsara. Makanya ayo kita sama-sama mulai dari sekarang: ikut ngaji, lupakan VD!</p>
<p><strong>Cinta Kita Begitu Luas<br />
</strong><br />
Sobat muda muslim, mendengar obrolan remaja tentang cinta, sepertinya makna cinta itu makin menyempit. Sesempit ruang bernafas dalam KRD Cicalengka-Padalarang di pagi hari. Maknanya gak jauh berbeda dari cerita indah yang menghiasi rasa suka Haruno Sakura kepada Uchiha Sasuke dalam kisah Naruto. Selalu diartikan kasih asmara antar lawan jenis. Padahal Allah SWT. Menciptakan rasa ini dalam diri manusia nggak Cuma dalam rangka memadu kasih dua insan yang tengah kasmaran. Bisa juga berupa kecintaan seorang bapak kepada anak dan istrinya, cinta kita pada ortu dan keluarga , atau kepada saudara seakidah , dan cinta kita kepada guru.</p>
<p>Seorang bapak, gak kenal lelah untuk mencari nafkah sebagai ekspresi cintanya kepada keluarga. Sekecil apapun kesempatan yang Allah berikan untuk menghidupi keluarganya , akan dia kejar meski harus membanting tulang dan bermandikan keringat. Baginya, jadi pedagang asongan, tukang sampah, petugas parkir, bahkan pembantu sekalipun lebih terhormat dibanding seorang pencopet, maling, penjudi, bahkan pejabat yang korup.</p>
<p>Cinta kita kepada ortu seharusnya membuat kita belajar untuk mandiri dan berbakti kepadanya. Sebab Someday, kita pun akan jadi ortu yang mengurus keluarga sendiri dan juga mereka yang telah renta.</p>
<p>Cinta kepada saudara seakidah akan menghancurkan tembok sekolah, rumah, suku, atau negara yang menyekat kita seperti susahnya perjuangan umat Islam Indonesia dalam membela Saudara-saudaranya yang tengah di bantai oleh tentara zionis israel keparat di palestina pada awal muharam lalu. Dalam hadist Mutafaq alaih dari anas dari Nabi S.A.W bersabda:</p>
<p>“Tidak beriman salah seorang diantara kalian hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”</p>
<p>Dan yang terakhir adalah kecintaan kita kepada Allah dan RasulNya. Menurut Al-Zujaj:</p>
<p>“Cintanya manusia kepada Allah dan RasulNya adalah menaati keduanya dan ridho terhadap segala perintah Allah dan segala ajaran yang dibawa Rasulullah S.A.W”</p>
<p>Nah sobat, inilah makna cinta bagi seorang muslim. Begitu Universal dan luas. Saking luasnya gak perlu dibatasi dengan hari khusus macam valentine day. Atau di ekspresikan dengan pacaran dan gaul bebas yang malah menghancurkan cinta itu sendiri kedalam jurang nafsu setan. Kita bisa mencintai sepanjang hari selama hidup kita dan tidak terbatas Cuma kepada lawan jenis saja. Karena itu , Syukurilah cinta dari Sang Pencipta cinta yaitu Allah S.W.T.</p>
<p><strong>Serangan Budaya Didepan Kita<br />
</strong><br />
Sobat muda muslim, di era bobroknya globalisasi kayak sekarang, memang gak gampang menghindari serangan budaya sekuler barat. Dunia begitu sempit. Sementara jangkuan pengaruh budaya itu malah makin meluas dengan bantuan kecanggihan teknologi, baik di dunia maya maupun nyata arus budaya itu keluar masuk gak pake karcis dan bebas menyapa remaja. Kondisi ini diperparah oleh kampanye “selamatkan remaja dari status jomblo” melalui tayangan sinetron atau reality show yang bertemakan cinta remaja. Pada akhirnya, kian banyak remaja yang tergoda untuk ikut-ikutan gaul bebas dan menodai cintanya dengan lumuran hawa nafsu. Ancur dah! Lantas mesti gimana donk</p>
<p>Yaa, itulah hasil kebebasan berekspresi yang akhirnya berujung kebablasan berekspresi, dan demokrasi yang menjadi democrazy, semua orang gila berdemo untuk mempertahankan, melindungi, dan memperjuangkan aspirasi rakyat yang selalu dia acuhkan oleh penguasa pengkhianat umat. Budaya hedonisme yang menjadi-jadi ini menciptakan kerusakan moral remaja kian terpuruk, sehingga indonesia memecah rekor sebagai negara peringkat satu pelaku aborsi di Asia dan peringkat dua sebagai negara “terporno” didunia setelah Rusia. Aneh! Negara yang katanya mayoritas muslim tapi kok kayak gini ya???, sobat muslim harus tau, bahwa keterpurukan ini semua terjadi karena Islam gak dipandang lagi sebagai ideologi yang didalamnya terdapat sistem peraturan kehidupan yang lengkap banget. Kelengkapan Islam ini mulai dari ngatur masalah kita bersuci sampe ke masalah sistem pemerintahan. Ya!, itulah Islam yang kaffah (sempurna) tersebut. Padahal Allah SWT mewajibkan setiap muslim untuk masuk islam secara kaffah. Mungkin, bencana-bencana yang melanda negri kita tercinta ini karna kita gak mematuhi hukumNya secara keseluruhan kali ya???, ya donk!.</p>
<p>Lalu apa solusinya?, buang sistem hidup barat, saatnya kita kembali menerapkan aturan-aturan Allah yang dibawa Rasul-Nya yaitu syariah dalam naungan khilafah, yang telah dijanjikan akan kembali lagi sebagaimana hadits dari Rasul SAW:“…Kemudian akan ada khilafah berdasarkan metode kenabian. Kemudian (Beliau SAW.) diam”(HR. Ahmad)</p>
<p>Kemudian, untuk urusan cinta, islam udah ngatur ekspresinya biar gak ketuker dengan ayam jago yang main sosor aja kalo udah kebelet. Nggak ada tuh, yang namanya pacaran , HTS (Hubungan Tanpa Sex), ataupun pacaran islami. Yang ada dalam Islam adalah mekanisme khitbah dan nikah untuk penyaluran hasrat mencintai lawan jenis, yang pastinya lebih mantap dari pada sistem pergaulan cowok-cewek yang di punyai oleh barat. Dan perlu dicatet, mekanismenya Islam ini bukanlah pilihan, tapi kewajiban. Allah SWT Berfirman:</p>
<p>“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan , akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barang siapa yang mendurhkai Allah dan RasulNya maka sungguhlah dia telah sesat , sesat yang nyata. (QS Al-Ahzab[33]:36)</p>
<p>Selain itu, kita juga kudu berani berkata tidaaaaak …!’pada ajakan teman untuk bermaksiat kepadaNya. Seperti berpartisipasi dalam perayaan valentine day, tahun baru masehi, April mop ,dugem, atau gaul bebas dengan lawan jenis. Ngapain juga kita kudu ngikut ajakan dia??? Demi nilai persahabatan??? Huh gombal! Seorang sahabat yang baik dan benar, pasti ngajak kita untuk taat, bukan untuk bermaksiat. Catet bro!</p>
<p>Oke deh sobat, kita bukan anak kecil lagi yang gampang latah ngikutin ajakan temen yang gak bener. Kita udah cukup dewasa untuk menjadikan hidup ini lebih berarti. Sebab hidup gak cuman sekali. Ada kehidupan kedua di akhirat nanti yang perbuatan kita akan di hitung olehNya.</p>
<p>Dan belajar terus tentang Islam menjadi pilihan terbaik dalam mengisi masa muda kita. Jadi tunggu apa lagi??? Haruskah nunggu kita tua berbau tanah???. Mari kita sama-sama ikut berjuang demi melanjutkan kembali kehidupan Islam dalam naungan Khilafah Islamiyyah……Allahuakbar !!</p>
<p>Wallahu’alam bi’ash showab</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hati.unit.itb.ac.id/?feed=rss2&amp;p=121</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ACFTA - Pasar Bebas 2010: &#8220;Bunuh Diri Ekonomi Indonesia&#8221;</title>
		<link>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=114</link>
		<comments>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=114#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 08:32:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hati-itb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hati.unit.itb.ac.id/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Pembukaan pasar ini merupakan perwujudan dari perjanjian perdagangan bebas antara enam negara anggota ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Brunei Darussalam) dengan Cina, yang disebut dengan ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA). Perjanjian ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2002. Pertanyaannya, apakah kebijakan pasar bebas ini akan membawa perubahan nasib rakyat negeri ini yang masih dihimpit dengan kemiskinan?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hati.unit.itb.ac.id/?feed=rss2&amp;p=114</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang Liberalisasi Ketenagalistrikan</title>
		<link>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=112</link>
		<comments>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=112#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 19:05:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hati-itb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hati.unit.itb.ac.id/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Di tengah hiruk pikuk kampanye calon presiden (capres) dalam pemilihan presiden (pilpres) 2009, DPR  hendak membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagalistrikan. Diperkirakan pada bulan Juli 2009, RUU itu sudah disahkan menjadi menjadi Undang-Undang (UU).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hati.unit.itb.ac.id/?feed=rss2&amp;p=112</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mewaspadai Upaya Mengaitkan Dakwah dengan Terorisme</title>
		<link>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=107</link>
		<comments>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=107#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 18:44:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hati-itb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hati.unit.itb.ac.id/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Upaya mengaitkan terorisme dengan dakwah atau dengan Islam jelas bukan hal baru. Upaya ini terus diulang-ulang sejak program <strong><em>War on Terrorism</em></strong> (Perang Melawan Terorisme) dimulai oleh Amerika Serikat di seluruh dunia, khususnya di negeri-negeri Muslim (termasuk Indonesia), segera sejak terjadinya Peledakan WTC 11 September 2001.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hati.unit.itb.ac.id/?feed=rss2&amp;p=107</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Utang Indonesia pada Umat Islam</title>
		<link>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=106</link>
		<comments>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=106#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 17:21:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hati-itb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Serba Aneka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hati.unit.itb.ac.id/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Begitu pula, dengan slogan dan pekik perjuangan, Islam dan kaum Muslimin menorehkan sejarah yang tak bisa dihapus dan harus diingat lagi ketika jihad disudutkan seperti saat sekarang. Bung Tomo, menggerakkan Arek-arek Suroboyo melawan agresi militer ulang yang dilakukan penjajah Belanda, dengan pembukaan kalimat <em><strong>Bismillahirrahmanirrahim</strong></em> dan ditutup dengan <em><strong>Allahu Akbar</strong></em> yang disandingkan dengan kata <em><strong>Merdeka</strong></em>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hati.unit.itb.ac.id/?feed=rss2&amp;p=106</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menyoal Sinetron Religius Ramadhan</title>
		<link>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=104</link>
		<comments>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=104#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 17:08:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hati-itb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hati.unit.itb.ac.id/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Setiap bulan Ramadhan, masyarakat Indonesia selalu disuguhi tayangan yang konon religius. Televisi dengan sigap mengubah wajahnya menjadi lebih islami. Hal ini juga diikuti pemain sinetron dan artisnya. Di luar bulan Ramadhan, mereka dengan bangga mengumbar aurat. Berkenaan dengan bulan penuh hikmah dan ampunan ini, mereka beramai-ramai memakai baju gamis, berjilbab, dan berbusana muslim lainnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hati.unit.itb.ac.id/?feed=rss2&amp;p=104</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Training Awal Ramadhan 1430H/2009M</title>
		<link>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=101</link>
		<comments>http://hati.unit.itb.ac.id/?p=101#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 07:18:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hati-itb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Agenda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hati.unit.itb.ac.id/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hati.unit.itb.ac.id/?feed=rss2&amp;p=101</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
